Disperindag Kukar Dorong Implementasi Perbup Nomor 74 Tahun 2021: Gerakan Bena dan Beli Produk Lokal

img

(Plt Kepala Disperindag Kukar Sayid Fhatullah/pic:tanty)

POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR: Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kutai Kartanegara terus aktif mendorong  terealisasinya terkait Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 74 Tahun 2021 tentang Gerakan Bena dan Beli Produk Daerah.

Peraturan ini bertujuan untuk mendorong kemandirian ekonomi lokal serta meningkatkan daya saing produk-produk daerah.

Plt Kepala Disperindag Kukar Sayid Fhatullah, menjelaskan bahwa aturan ini bertujuan memperkuat dukungan terhadap produk lokal sekaligus membangun rasa bangga terhadap pelaku UMKM Kukar dengan hasil karya daerahnya.

“Gerakan ini tidak hanya mendukung pelaku UMKM, tapi juga menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap produk asli Kukar,” ujar Sayid Fhatullah kepada Poskotakaltim Senin (07/10/2024) diruang kerjanya.

Dirinya berharap gerakan ini mampu mengurangi ketergantungan pada produk impor serta membantu pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya melalui kontribusi UMKM.

Ia menyebutkan beberapa poin penting dalam Perbup ini antara lain meliputi peningkatan penggunaan produk lokal di instansi pemerintahan, pemberdayaan UMKM melalui pelatihan dan dukungan finansial, serta promosi produk lokal melalui pameran dan media digital.

Disperindag Kukar bekerja sama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan daya saing produk lokal.

“ Kami juga berupaya agar Perbup tersebut dapat terus dilaksanakan wilayah Kukar, dengan harapan produk lokal Kukar seperti kerajinan tangan dan produk olahan dapat lebih dikenal masyarakat.” Katanya .

Lebih lanjut, Sayid mengatakan selama ini beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diwilayah Kukar beberapa telah bekerjasama dengan UMKM yang ada.

“Beberapa kali saya menghadiri rapat di OPD sudah mulai merealisasikan peraturan tersebut. Saya perhatikan snack-snacknya hasil produk UMKM lokal.” Tuturnya

Ia juga menambahkan melalui Perbup ini, pemerintah melalui Disperindag Kukar mendorong masyarakat untuk lebih memilih produk lokal yang berkualitas.

“Mari kita dukung kemandirian dan kesejahteraan daerah melalui Gerakan Bena dan Beli Produk Daerah,” tutupnya (adv/tan)